Waspadai, Modus Penipuan Email Palsu Dari Ditjen Pajak Sasarannya Wajib Pajak

Waspadai, Modus Penipuan Email Palsu Dari Ditjen Pajak Sasarannya Wajib Pajak

Tax Consultant Jakarta – Ditjen Pajak Kementrian Keuangan melakukan klarifikasi atas peredaran surat elektronik yang menggunakan nama instansi pemerintah. Upaya tersebut merupakan penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab untuk memperoleh data-data penting para wajib pajak yang kini dikenal sebagai phishing.

Hestu Yoga Saksama mengatakan jika email yang memakai nama Direktorat Jenderal Pajak meminta penerima surat elektronik atau email untuk melakukan verifikasi data dengan melakukan klik tautan link yang tersedia di dalam email tersebut.

“Secara tegas pemerintah menyampaikan jika email tersebut bukanlah berasal dari Direktorat Jenderal Pajak serta informasi bahwa terdapat gangguan di sistem kami yang telah disampaikan di isi email tersebut merupakan informasi keliru” ujarnya.

Lebih jauh lagi, Direktur Penyluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, mengatakan bila sistem informasi teknologi berbasis data milik Direktorat Jenderal Pajak yang terjadi sejauh ini tidak ada gangguan yang berarti dan tidak pernah terjadi kehilangan data dari wajib pajak.

“Para penerima email diharapkan untuk tidak langsung mengklik tautan yang ada di dalam email dan tidak serta merta memasukkan data-data penting WP tidak terkecuali data NPWP, EFIN dan juga password dari akun DJP online di situs mana pun selain situs resmi dari Direktorat Jenderal Pajak” ungkapnya.

Pemerintah Masih Dalam Tahapan Menyelidiki

Hestu Yoga mengatakan jika Direktorat Jenderal Pajak tengah melakukan penyelidikan penyebaran email-email tersebut yang diindikasi merupakan tindakan pishing. Yang dimaksud sebagai phising merupakan upaya penipuan untuk memperoleh data pribadi dan penting dari orang lain dengan cara mengirimkan pesan dari SMS, email maupun saluran lainnya yang menggunakan nama instansi resmi pemerintahan seperti Ditjen Pajak yang menginginkan informasi penting dan berindikasi untuk disalahgunakan.

“Kami terus menghimbau masyarakat serta WP untuk terus mewaspadai dan selalu berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas di dalam jaringan online tidak terkecuali dalam melaksanakan aktivitas keuangan serta perpajakan” ucapnya.

Hindari pula mengklik tautan yang asalnya dari sumber tidak terpercaya, serta pastikan selalu jika alamat yang terdapat pada browser merupakan alamat akurat. Ada pun alamat DJP online yang tertera pada browser seharusnya adalaha djponline.pajak.go.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *